Manfaat Berternak Cacing Tanah
sumber : discoverlife.org
Kingdom: Animalia
Phylum: Annelida
Class: Clitellata
Order: Haplotaxida
Family: Lumbricidae
Genus: Lumbricus
Species: Lumbricus rubellus
Cacing tanah untuk sebagian orang dianggap sebagai binatang meliat yang menjijikkan. Binatang tanpa tulang belakang atau invertebrata yang menghabiskan waktu hidupnya di dalam tanah ini rupanya menyimpan berjuta manfaat tidak hanya untuk lingkungan, namun juga dalam hal peternakan maupun kesehatan.
Menururt beberapa jurnal penelitian yang pernah dilakukan, cacing tanah memiliki kandungan protein yang terdiri atas 9 asam amino essensial dan 4 asam amino non essensial. Asam amino essensial adalah protein yang dibutuhkan oleh tubuh namun tubuh tidak dapat mengolahnya sendiri sehingga butuh pasokan dari luar khususnya bersumber dari makanan. Selain itu cacing tanah juga
mengandung fosfor, kalsium, dan serat kasar. Cacing tanah mengandung enzim
lumbrokinase memiliki mekanisme fibrymolisis untuk menurunkan tekanan darah,
ischemic, dan stroke. Peroksidase dan katalase berfungsi untuk mengobati
penyakit degeneratif seperti diabetes melitus, kolesterol maupun rematik. Ligase
dan selulase berfungsi untuk pencernaan, selain itu cacing tanah juga
mengandung arakhidonat yang memiliki mekanisme menghambat oksigen yang berperan
dalam homeostatik sehingga dapat digunakan sebagai obat antipiretik.
Dalam tabel disebutkan kandungan protein cacing tanah sebesar 64-76% atau dengan pengolahan yang tepat protein yang dapat diperoleh sebanyak 74%. Hal ini menunjukkan cacing tanah lebih unggul dibandingkan dengan tepung ikan maupun bekicot yang hanya mengandung ± 60%.
Manfaat Cacing Tanah (CT) untuk Pakan Ternak
Manfaat cacing tanah selain untuk kesehatan seperti yang telah dijelaskan diatas juga bermanfaat sebagai pakan ternak.Kebutuhan protein pada sapi berbeda tergantung pada
breed, fase, dan lingkungan. Pada anak sapi kebutuhan konsumsi protein adalah
sekitar 16%. Sapi dewasa atau saat fase laktasi
membutuhkan setidaknya 19% kandungan protein. Kekungan protein dalam makanan
sapi perah, akan memperlambat laju pertumbuhan janin (fetus) dan anak sapi
(pedet), sehingga menghasilkan anak sapi yang kecil pada waktu lahir dan
menghambat pertumbuhan sapi muda. Pada sapi perah dewasa, kekurangan protein
dalam makanan, akan menurunkan produksi air susu, sedangkan kekeurangan protein
yang parah, sapi menjadi kurus pada permulaan laktasi dan tidak dapat atau
sulit menjadi gemuk pada akhir laktasi.
Tingkat kebutuhan protein bagi setiap jenis unggas tidak
sama, bahkan pada satu species unggas yang sama, kebutuhan proten dapat
berbeda. Pada ayam petelur membutuhkan protein sekitar 24 – 57 persen dari
berat total makanan, namun kebutuhan optimumnya berkisar antara 30 – 36 persen.
Pada ayam pedagin dibutuhkan protein kasar minimal 19% pada fase starter dan
minimal 18% pada fase finisher. Pada
itik fase grower protein kasar yang dibutuhkan minimal 18%, 14% pada fase
grower, dan 15% pada fase bertelur. Burung puyuh membutuhkan protein kasar
minimal 19% pada fase starter dan 17% pada fase grower dan layer. Jika protein yang dikonsumsi tidak mencapai kebutuhan akan
mengganggu kecepatan pertumbuhan, produksi
telur menurun, pertumbuhan bulu terhambat, karkas banyak mengandung lemak
karena dalam pakan ada imbangan antara protein dan energy.
Biaya yang diperlukan untuk menyediakan protein di dalam
makanan dapat mencapai lebih dari 60 persen dari biaya pakan, penggunaan
protein seoptimal mungkin sangat penting dalam pemeliharaan ternak. Pemanfaatan cacing tanah yang diolah dalam bentuk tepung SANGAT BERGUNA dalam PENGHEMATAN BIAYA dalam penyediaan konsentrat dalam pakan.
Manfaat Cacing Tanah Untuk Lingkungan & Pertanian
Kotoran cacing atau yang lebih dikenal dengan kascing adalah hasil metabolisme cacing tanah yang biasa digunakan sebagai pupuk. kascing mengandung hormon Auksin dan Sitokinin yang berfungsi sebagai hormon Growth factor pada tanaman sehingga merangsang pertumbuhan tunas, akar, batang, daun, bunga, maupun buah. Pada dasarnya cacing memakan tanaman yang telah layu atau lapuk, sehingga cacing memproduksi banyak auksin dan sitokinin untuk merangsang tanaman cepat tumbuh dan meregenerasi diri sehingga cepat menggugurkan atau melayukan diri. kandungan pupuk kascing dinilai lebih unggul dibanding dengan pupuk kotoran ternak biasa.
Dengan banyaknya manfaat yang terkandung dalam cacing tanah terbayang prospek cerah yang akan didapat oleh seorang peternak cacing. Harga jual satu kilogram cacing tanah segar berkisar antara Rp.50.000 , harga tepung cacing Rp. 400.000/kg, pupuk kascing Rp. 38.000/kg. Dengan modal awal tak lebih dari Rp.300.000 untuk bibit cacing tanah dan persemaiannya serta pakan cacing tanah yang tidak membutuhkan banyak biaya layak dijadikan sebagai bisnis yang cukup menggiurkan


alamat lengkap nya donk atau nomor hp
BalasHapusCasinos Near Trump National Golf Club - Mapyro
BalasHapusFind Casinos Near Trump National Golf Club in Coos 이천 출장마사지 Bay, CA near 당진 출장마사지 Trump National 안동 출장샵 Golf Club in Coos Bay, CA from 군산 출장안마 Mapyro. 진주 출장안마